Tampilkan postingan dengan label LOVE. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LOVE. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Juni 2011

Ingin Punya Banyak Teman..???Ikuti Cara Ini


Quote:
Anda heran mengapa ada orang yang begitu mudah berteman? Bahkan, ketika sedang menunggu giliran masuk ke ruang dokter, misalnya, tiba-tiba Anda menyadari teman Anda ini sudah ngobrol dengan semua orang di ruang tunggu. Mereka bahkan saling menyebut nama dan ngobrol seolah dengan teman lama.
Laura Gilbert, penulis freelance di sejumlah media seperti Maxim, Health, The Knot, dan Stuff, mengatakan, ada beberapa hal yang membuat orang mudah berteman dengan orang yang baru dijumpai. Anda bisa mencuri kiat-kiat yang mereka lakukan, lalu mengubah cara tersebut menjadi sifat-sifat Anda yang alami.

1. Tersenyum dan melambaikan tangan

Apa salahnya melontarkan senyuman lebih dulu pada orang yang sedang berpapasan dengan Anda? Gengsi, karena orang itu yunior Anda di kantor? Atau takut dikira naksir? Sudahlah, buang jauh-jauh pikiran tersebut. Tak usah takut bila Anda memberi pesan bahwa Anda ingin ngobrol dengannya, atau ingin tahu siapa dia. Tersenyumlah, lambaikan tangan, anggukkan kepala, apa saja yang memberi kesan Anda orang yang ramah.
Bila Anda bertemu seseorang yang tak dikenal, memberikan senyum juga akan membuatnya tahu bahwa ia boleh bercakap-cakap dengan Anda. Coba cara ini setiap kali Anda keluar dari rumah, misalnya, pada orang yang biasa Anda temui di kereta komuter, ibu-ibu di sebelah Anda yang sedang menawar harga barang di pasar, bahkan pada anak-anak yang sedang bermain. Setelah terbiasa melontarkan senyum, hal ini akan menjadi kebiasaan baru yang terjadi secara alami.

2. Membuka pembicaraan

Lagi-lagi, apa salahnya berbicara lebih pada orang yang belum Anda kenal? Setiap orang bisa saja menjawab pertanyaan, atau memberi respons pada komentar seseorang, tapi orang yang mudah berteman adalah yang biasa mengajak bercakap lebih dulu.
Menurut Susan RoAne, penulis How to Create Your Own Luck and What Do I Say Next, rahasia orang yang mudah berteman adalah menganggap hal-hal di sekitarnya sebagai peluang untuk mulai berbicara, dan bukannya menunggu disapa.
Untuk memecahkan keheningan atau suasana kaku dengan orang yang belum Anda kenal, mulailah dengan orang-orang yang jarang Anda ajak bicara. Misalnya, perempuan di antrean belakang Anda di konter check in bandara, atau bahkan CEO perusahaan yang tidak pernah Anda jumpai sehari-hari. Jangan menjadikan "tugas" ini sebagai beban. Tetap jadilah diri Anda sendiri. "Anda harus nyaman saat melakukannya. Kalau Anda harus berpikir apa yang harus dikatakan, Anda akan merasa ragu, dan momen itu akan lenyap," kata RoAne.

3. Gunakan pertanyaan terbuka

Ngomong-ngomong, apa sih yang bisa menjadi bahan pembicaraan dengan orang yang baru dikenal? Cari topik yang sama-sama Anda ketahui atau Anda rasakan di sekitar Anda. Misalnya, soal cuaca yang panas, atau billboard iklan yang menampakkan wajah bintang favorit Anda. Atau, topik yang sedang hangat dibicarakan di siaran televisi, misalnya, tentang pembatasan kendaraan pada jam-jam sibuk, atau soal program sale di berbagai mal di Jakarta.
Agar pembicaraan tidak sekadar menjadi basa-basi, tanyakan pendapat teman baru Anda itu. Lemparkan sebuah topik yang jawabannya akan lebih panjang daripada sekadar "ya" dan "tidak". Misalnya, Anda sedang berbelanja di supermarket. Ketimbang hanya mengatakan, "Waduh, mahalnya...", lebih baik tunjukkan kepedulian Anda dengan mengatakan, "Ya ampun, kayak gini harganya Rp 100.000? Apanya yang bikin mahal? Memangnya ini merek terkenal, ya?"

4. Berhenti bicara pada waktunya

Tidak ada orang yang senang mendengarkan orang lain yang hanya membicarakan dirinya sendiri. Maka, Anda harus tahu kapan harus berhenti dan memberi kesempatan orang tersebut bicara. Jangan lupa, setiap orang pasti senang bila dianggap memiliki pengetahuan yang luas. Tak usah meminta pendapatnya soal kebijakan pemerintah mengenai sesuatu hal. Saat Anda berada di kedai kopi, misalnya, coba minta pendapat orang di sebelah Anda, apa minuman yang cocok untuk Anda yang sebenarnya tak begitu suka kopi. Ia pasti akan senang memberitahukan informasi tersebut pada Anda.
Bila suatu saat Anda berkesempatan membuka obrolan dengan seseorang yang baru Anda kenal, lontarkan sedikitnya tiga pertanyaan. Hal itu akan memberikan celah pada orang lain untuk terbuka pada Anda, dan merasa dihargai. Ketika mereka merasa dihargai, mereka pasti akan berusaha ngobrol lebih banyak bersama Anda.

Jumat, 10 Juni 2011

Beberapa Sifat yang Merugikan Diri Sendiri

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8977416



SALAM SEJAHTERA BUAT AGAN / SISTA SEMUA



Quote:
Sesuai dengan judul THREAD ane yang di atas,,apakah agan2/sista memiliki sifat2 tersebut..nah..kalo ada,,sebaiknya di hindari..
SIFAT APAKAH ITU..???
Disini ane akan coba menguraikan sifat2 tersebut yang dapat merugikan diri kita sendiri
sebenarnya banyak see sifat2 tersebut..tapi disini ane nyebutin 5 aja.. dan sifat ini yang mungkin sering kita jumpai dalam diri kita..

Quote:
1. Bashful
(Sering menghindari perhatian karena malu)

Spoiler for Bashful:
Quote:
Agan sekalian, malu itu memang betul adalah sebagian dari iman, namun marilah kita berfikir jernih bahwa bagaimana agar kita bisa mengambil timing yang tepat guna menempatkan rasa malu ini. Bila kita berbuat jahat tentunya harus malu, korupsi itu harus malu, memaki-maki orang lain seharusnya malu, menganiaya orang juga seharusnya malu, dan pelit adalah seharusnya amat malu. Namun yang terjadi di alam nyata kita adalah justru sebaliknya, berbuat baik malah malu, bersedekah malah malu, beribadah malah malu, mengajak yang baik malah malu. Giliran diajak rame-rame nonton bekicot malah jawabnya nggak ah, nggak malu maksudnya, hemmmm, giliran diajak rame-rame berpose seksi, kagak ah, kagak ade malu-malunye, Diajak korupsi ndak lah, ndak usah malu malu kamsudnya..
2. Unforgiving
(Sulit melupakan sakit hati atas ketidakadilan yang dialami, biasa mendendam)

Spoiler for Unforgiving:
Quote:
Dendam adalah sifat jelek yang ada pada manusia, sikap tidak mau memaafkan kesalahan orang lain akan berdampak pada dendam kesumat yang tidak ada batasnya, akibat hal ini akan menghambat proses hidup sosial kita, dampaknya kita akan rasakan yaitu merasa banyak musuh.
Ada seribu satu hal penting yang membutuhkan curahan perhatian kita. Dengan melakukan semuanya itu, hidup kita menjadi lebih berarti. Jika kita membuang-buang waktu, tenaga, dan perhatian hanya untuk mengurusi dendam; maka semua hal positif yang menanti kita untuk bertindak akan terbengkalai begitu rupa. Sehingga, hidup kita menjadi kurang bermakna. Jadi, bisakah kita mengatakan kepada diri kita sendiri bahwa; ‘kita tidak memiliki waktu untuk membalas dendam’. Oleh karena itu, setiap perbuatan buruk orang lain kepada kita, tidak perlu dibalas dengan perbuatan buruk yang sama. Dengan begitu, selain kita bisa menjadi manusia yang pemaaf; kita akan terbebas dari sesuatu yang kita sebut sebagai ’sakit hati’ itu. Kita juga bisa melakukan banyak hal lain yang lebih berguna dalam hidup ini. Jadi, perlukan membawa-bawa dendam ini disepanjang hidup kita?
3. Pessimistic
(Sering melihat sisi buruk lebih dulu pada situasi apapun)

Spoiler for Pessimistic:
Quote:
Pesimis adalah memandang alam dengan kebencian, dan melihat dunia dengan kemurkaan. Orang yang pesimis melihat sesuatu itu hitam. Baginya, bunga itu tampak berduri, butir tanaman tampak baginya bom, dan melihat hujan baginya bagaikan api. Orang pesimis itu selalu mengerutkan dahi, berwajah muram, dadanya sempit, tidak mempunyai asa, harapan, jalan keluar, tidak pula kemudahan. Dia melihat bahwa hari-hari itu selamanya malam, kefakiran akan selalu meyertai, kelaparan akan senantiasa menemani, dan sakit tidak akan sembuh. Kamus orang pesimis itu berisi kematian, sakit, kebinasaan, kegalauan, kegagalan, dan keterpurukan. Pesimis adalah sikap dimana manusia banyak didominasi oleh pikiran negatif. Manusia yang pesimis memiliki hidup penuh kebimbangan dan keraguan, tidak yakin pada kemampuan diri sendiri, kepercayaan dirinya mudah goyah dan mudah putus asa kalau menemui kesulitan atau kegagalan, selalu mencari alasan dengan menyalahkan keadaan dan orang lain sebagai proteksi untuk membenarkan dirinya sendiri, padahal di dalam dirinya dia tahu bahwa betapa rapuh mentalnya, orang pesimis lebih percaya bahwa sukses hanyalah karena kebetulan, keberuntungan atau nasib semata.
4. Too sensitive
(Terlalu introspektif/ingin dipahami, mudah tersinggung kalau disalah pahami)

Spoiler for Too sensitive:
Quote:
Salah satu hal yang sering membuat energi kita terkuras adalah timbulnya rasa ketersinggungan diri. Munculnya perasaan ini sering disebabkan oleh ketidaktahanan kita terhadap sikap orang lain. Ketika tersinggung, minimal kita akan sibuk membela diri dan selanjutnya akan memikirkan kejelekan orang lain.Apa yang menyebabkan orang tersinggung? Ketersinggungan seseorang timbul karena menilai dirinya lebih dari kenyataan, merasa pintar, berjasa, baik, tampan, dan merasa sukses. Setiap kali kita menilai diri lebih dari kenyataan bila ada yang menilai kita kurang sedikit saja akan langsung tersinggung. Peluang tersinggung akan terbuka jika kita salah dalam menilai diri sendiri. Karena itu, ada sesuatu yang harus kita perbaiki, yaitu proporsional menilai diri.
5.Critical
(Suka mengevaluasi/menilai/berpikir/mengkritik secara negatif)

Spoiler for Critical:
Quote:
Masalah-masalah rumit yang dialami manusia, seringkali dan bahkan hampir semua, sebenarnya berasal dari dalam diri. Mereka tanpa sadar menciptakan mata rantai masalah yang berakar dari problem konsep diri. Dengan kemampuan berpikir dan menilai, manusia malah suka menilai yang macam-macam terhadap diri sendiri maupun sesuatu atau orang lain – dan bahkan meyakini persepsinya yang belum tentu obyektif. Dari situlah muncul problem seperti inferioritas, kurang percaya diri, dan hobi mengkritik diri sendiri, dan bahkan orang lain.Orang yang sering mengalami sifat ini akan mempunyai pemikiran yang cenderung negatif dalam memandang dan merespon segala sesuatunya, termasuk menilai diri sendiri. Segala situasi atau stimulus yang netral akan dipersepsi secara negatif. Misalnya, tidak diundang ke sebuah pesta, maka berpikir bahwa karena saya “miskin” maka saya tidak pantas diundang. We are what we think. All that we are arises with our thoughts. With our thoughts, we make the world. Jadi, semua itu banyak tergantung pada cara kita memandang segala sesuatu, baik itu persoalan maupun terhadap seseorang. Jadi, kendalikan pikiran kita jika pikiran itu mulai menyesatkan jiwa dan raga.
Quote:
sekian dulu gan..persepsi dari ane...
bagi agan2 yang mau nambahin silahkan agan2 tambahkan..
ntar ane update lagi tambahan dari agan2 semua..

Kamis, 02 Juni 2011

bingung pilih kado? ini 8 kado terindah buat orang yang kita cintai

bingung pilih kado? ini 8 kado terindah buat orang yang kita cintai

ketika hari spesial untuk orang yang kita sayangi hampir tiba, pasti agan2 pada bingung mau kasih kado apa buat orang yang kita cintai. sekarang agan ga perlu repot-repot lagi buat milih kado, ane punya 8 kado terindah buat orang yang agan2 sayangin, ga perlu mahal2 gan, apa sajakah 8 kado itu?pastinya Aneka kado ini tidak dijual di toko. Agan bisa menghadiahkannya setiap saat,dan tak perlu membeli ! Meski begitu, delapan macam kado ini adalah hadiah terindah dan tak ternilai bagi orang-orang yang agan sayangi.



Spoiler for kado 1:


KEHADIRAN

Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir dihadapannya lewat surat, telepon,foto atau faks. Namun dengan berada disampingnya. Anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian , dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagian.

Spoiler for kisah kaskuser:

Quote:
Originally Posted by piggymonk View Post
ane setuju banget ama yg nomer 1 gan...

ane pacaran bukan yg tiap hari bisa ketemu, soalnya ane pacaran agak2 jarak jauh nih..

wkt ultah dia, ane cuti kerja sengaja buat culik dia utk sekedar lunch bareng, and kasi surprise beliin kue ultah..
itu aja doi uda seneng banget...

eh pas giliran ane yg ultah kemaren, ane gak dikasi kado barang ama pacar ane..
tp dia jauh2 dateng khusus sampe ijin dr kantornya pula, buat rayain ultah ane..
jemput ane, n jj aja ke tamsaf...
itu aja uda bikin ane seneeeeeeeeeeng banget....

ga selamanya kado itu harus berupa barang gan..




Spoiler for kado 2:


MENDENGAR

Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini, sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Sudah lama diketahui bahwa keharmonisan hubungan antar manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan. Berikan kado ini untuknya. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga
telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya.
Ini memudahkan Anda memberi tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya.




Spoiler for kado 3:


DIAM

Seperti kata-kata, didalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya “ruang”. Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati,mengatur, mengkritik bahkan mengomeli.




Spoiler for kado 4:


KEBEBASAN

Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau
mengatur kehidupan orang bersangkutan.

Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah, ” Kau bebas berbuat semaumu.” Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.




Spoiler for kado 5:


KEINDAHAN

Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik ? Tampil indah dan rupawan juga merupakan kado lho. Bahkan tak salah jika Anda mengkadokannya tiap hari !

Selain keindahan penampilan pribadi, Anda pun bisa menghadiahkan
keindahan suasana dirumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, misalnya.


kisah kaskuser
Quote:
Originally Posted by johndebronx View Post
ane udah buktiin yang keindahan gan

pas ultah cewek ane tuh dulu kira2 3 tahun silam
ane emang sebelumnya emang terkenal anak "serampangan" gan rambut gondrong awut celana sobek dah etc
nah pas ultah cewek ane tuh, ane sengaja cukur rambut tuh buat doi
pake gel biar rapi
pake kemeja

ehh bener pas ane jemput ke rumah tuh anak malam - malam
pas buka pintu, ngakak tuh bocah
tapi ternyata ngakaknya ngakak nangis gan, ane terharu banget sumpah

baru itu ane ngrasa jadi cowok paling romantis sedunia
ckckck


Spoiler for kado 6:


TANGGAPAN POSITIF

Tanpa, sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran,sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat,berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula, pernahkah Anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf ), adalah kado cinta yang sering terlupakan.




Spoiler for kado 7:


KESEDIAAN MENGALAH

Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi cekcok yang hebat. Semestinya Anda pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan cinta dikorbankan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan itu? Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap memberikan kado ” kesediaan mengalah” Okelah, Anda mungkin kesal atau marah karena dia telat datang memenuhi janji. Tapi kalau kejadiannya baru sekali itu, kenapa mesti jadi pemicu pertengkaran yang berlarut-larut ? Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna didunia ini


pengalaman kaskuser
Quote:
Originally Posted by behind View Post
kalo ane deman yang kesediaan mengalah gan

soalnya pernah ane sama ce ane berantem gan cuman masalah sepele lah gan wah itu ngambeknya hampir satuharian gan yudah ane samperin deh kos2an dia gan (maklum kita sama2 kuliah di daerah orang gan) terus ane ngalah deh bilang kalo ane salah udah bikin dia kesel padahal yang bikin salah itu ce ane gan..yah ane cuman ngalah aja soalnya ane gak tahan gan berlama2 harus berantem utk masalah kecil gan..yah kan taulah wanita kaya apa gan terkadang kalo lagi berantem kan gak mau juga gan..
eh darisitu ce ane juga minta maaf gan bilang kalo dia yang salah cuman jadi diperbesar aja masalahnya terus kita pelukan deh gan eh ce ane ngasih kiss donk gan..ane jadi makin sayang deh gan yah kaya gitu terus gan kalo itu ada masalah yang ane pikir kesalahan ce ane tapi masih wajarlah ane selalu deh ngalah deh gan daripada harus diperibet

nice inpoh gan ane bantu deh


Spoiler for kado 8:


SENYUMAN

Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman,
terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang
beku,pemberi semangat dalam keputusasaan. Pencerah suasana muram, isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita. Kapan terakhir kali anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yang dikasihi ?


pengalaman kaskuser
Quote:
Originally Posted by dwikur10 View Post
wah yang senyuman itu gaan

semalem ane gak jadi marah sama cewe ane gara-gara ane ngeliat dia senyum ke ane. Otomatis ane senyum juga laah dan rasa marah ane ilang gan, hehe

kan cewe ane minta jemput gan ke tempat workshop dia, nah pas ane sampe TKP ternyata dia blm boleh pulang gan, dia sms gitu ke ane. Ane kesel jadinya gan jadi ane biarin aja sms dia dan ane tungguin deh si doi setengah jam. Pas dia udah keluar ruangan workshop, dia senyum ke ane maniis banget gan, ane jadi terpesona gan dan ilang deh rasa kesel + rasa mau marahnya itu gan

emang kekuatan senyuman itu hebat yah gaan

Minggu, 22 Mei 2011

Persepsi Orangtua Menentukan Masa Depan Anak

Persepsi Orangtua Menentukan Masa Depan Anak

Deni kecil berlari-lari menolak makanan yang hendak disuapkan ke mulutnya. Mamanya mengejar di belakangnya sambil berteriak,"Deni ayo makan ini sudah malam lho. Kamu nanti lapar. Mama masih banyak kerjaan yang lain nih!" Dari nadanya bisa tergambar perasaan putus asa dan tak tahu harus berbuat apa. Perasaan jengkel, marah, letih dan tak berdaya tercermin dalam tindakan dan perkataan sang mama. Si Deni dengan acuhnya berlarian kesana kemari.

Tak lama kemudian datanglah Ferry, kakak Deni, yang sudah duduk di bangku SMP. Sambil melemparkan tasnya ke sofa ia menuju lemari es dan meneguk minuman yang ada di sana. Setelah itu ia melepas sepatu dan kaos kakinya dan membiarkannya tergeletak begitu saja di depan lemari es. Lalu menuju ke kamarnya dan berteriak, "Mbak ambilkan makan dong. Lapar nih!"

Jika anda yang menghadapi peristiwa di atas apa yang akan anda lakukan? Apakah anda akan langsung menghardik mereka? Atau apakah anda akan memukul mereka karena sudah tidak tahan lagi dengan tingkah lakunya? Ataukah anda akan langsung memanggilnya dan memarahi mereka? Atau mungkin anda akan bertanya dengan lembut pada mereka apa yang sebenarnya terjadi pada diri mereka dan kemudian membantu mereka mencari solusinya?

Tidak begitu penting apa tindakan anda. Yang paling penting di sini adalah mencari tahu apa penyebab utama anda melakukan tindakan tersebut. Tidak penting apakah anda marah atau menanyainya dengan lembut. Yang penting adalah pemikiran dibalik tindakan tersebut. Inilah yang mengontrol diri anda selama ini. Pemikiran inilah yang melatarbelakangi tindakan anda mendidik dan mengasuh anak-anak. Kita menyebutnya dengan persepsi.

Darimanakah persepsi timbul? Persepsi timbul dari serangkaian pemikiran-pemikiran yang mengkristal. Pemikiran ini timbul dari beragam pengalaman yang mengesankan. Semua pengalaman kita di masa kecil akan menjadi pijakan dasar. Dari sinilah kita kemudian mengembangkan pemikiran yang lebih kompleks.

Pengalaman bagaimanakah yang akan membentuk pemikiran? Semua pengalaman yang kita alami dalam kehidupan kita. Apa yang kita dengar, apa yang kita lihat dan apa yang kita alami di masa kecil akan mempengaruhi pemikiran kita. Pemikiran awal ini kemudian kita bawa dalam pergaulan remaja dan dewasa. Dan akhirnya menjadikan kita seperti sekarang ini.

Setelah kita mempunyai anak maka kita akan beroperasi dengan pemikiran yang sudah melekat dalam diri kita. Pemikiran inilah yang menjadi dasar setiap tindakan kita. Pemikiran ini menjadi persepsi.

Satu hal yang kebanyakan orang tidak sadari adalah persepsi ini bisa mengunci pemikiran kita. Persepsi ini menjadi koridor pemikiran kita. Ia memerangkap kita di dalamnya. Sebaik-baiknya kemampuan berpikir kita jika persepsi awalnya salah maka tidak akan menemui jawaban yang kita inginkan.

Ambil contoh seorang anak yang sedang disuapi makan berlarian kesana kemari. Jika persepsi awal kita mengatakan bahwa anak ini nakal, makannya rewel, tidak menghargai waktu saya dan berbagai persepsi awal negatif lainnya maka tindakan kita akan negatif juga. Marah misalnya. Atau mengatakan sesuatu yang nadanya jengkel, misal "Ayo cepat! Mama kan masih ada pekerjaan lain bukan urusi kamu saja!", anak merasa dirinya tidak penting, ia merasa dirinya tidak bisa memenuhi harapan orangtuanya, tetapi ia memang tidak ingin makan. Akhirnya anak mengalami konflik diri yang tidak kentara dan harga dirinya menjadi terkontaminasi. Atau "Kalau lari-lari seperti itu Mama tidak akan suapi kamu lagi!". Kenyataannya adalah besok ia disuapi lagi. Orangtua menjadi tidak konsisten di mata anak.

Tetapi jika persepsi awal kita adalah positif misalnya,"Saya harus membantunya mengerti mengapa ia perlu makan sekarang", atau "Ia adalah seorang anak yang perlu dimengerti" maka tindakan berikutnya bagi kita bisa sangat berbeda. Mungkin kita akan menanyainya dengan penuh perhatian mencari sebab mengapa ia berlarian ketika disuapi makan. Akibatnya adalah si anak merasa diperhatikan dan dimengerti. Ia bisa merasa diterima sehingga harga dirinya berkembang sehat.

Dari contoh tersebut jelaslah bahwa persepsi mengarahkan tindakan kita. Dan tindakan kita akhirnya memicu reaksi dari anak. Reaksi dari anak akan memicu pemikiran tertentu. Dan pemikiran ini akan membentuk persepsi anak tentang dirinya sendiri. Akhirnya konsep diri anak terbentuk. Bisakah anda melihat peranan anda sebagai orangtua sangat besar dalam membentuk konsep diri anak anda? Tahukah anda bahwa konsep diri inilah yang akan menentukan masa depannya kelak?

Orangtua, dalam tingkat tertentu yang signifikan, ikut menentukan masa depan dan nasib seorang anak melalui sikap dan tindakan mereka kepada anaknya. Sebagai orangtua kita sangat berkewajiban untuk mengembangkan kontrol diri dan kesadaran yang sangat tinggi melalui upaya pembelajaran terus menerus sehingga kita sanggup memberikan teladan dan contoh terbaik bagi anak-anak kita. Ibarat pohon dan buah, kita orangtua adalah akar yang menentukan kualitas buah seperti apa yang akan kita hasilkan. Jika sebagai akar kita tidak mampu menyerap nutrisi di sekitar kita dan tidak mampu menyalurkannya ke batang pohon maka buah di atas sana tidak akan berkembang dengan baik.

Sebagai orangtua kita perlu mengembangkan diri untuk memperbaiki diri dengan cara mengontrol persepsi kita dan menelitinya kembali asal mula persepsi itu terbentuk dalam diri kita demi masa depan anak-anak kita.
sumber : _http://www.ariesandi.com/
http://www.kaskus.us/showpost.php?p=403491647&postcount=309

Sabtu, 23 April 2011

7 kata kata Mutiara

7 kata kata Mutiara

Spoiler for penting:
jangan lupaaaa di
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8121342

mudah-mudahan ga tapi maaf kalo just share

Spoiler for pertama:
Ada saat-saat dalam hidup ketika kamu sangat merindukan seseorang
sehingga ingin hati menjemputnya dari alam mimpi dan memeluknya dalam alam nyata.
Semoga kamu memimpikan orang seperti itu.


Spoiler for kedua:
Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat
tempat kamu ingin pergi, jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu
hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal
yang ingin kamu lakukan.


Spoiler for ketiga:
Sahabat terbaik adalah dia yang dapat duduk berayun-ayun di beranda
bersamamu, tanpa mengucapkan sepatah katapun, dan kemudian kamu
meninggalkannya dengan perasaan telah bercakap-cakap lama dengannya.


Spoiler for keempat:
Pandanglah segala sesuatu dari kacamata orang lain. Apabila hal itu
menyakitkan hatimu, sangat mungkin hal itu menyakitkan hati orang itu pula.


Spoiler for kelima:
Kata-kata yang diucapkan sembarangan dapat menyulut perselisihan.
Kata-kata yang kejam dapat menghancurkan suatu kehidupan. Kata-kata yang
diucapkan pada tempatnya dapat meredakan ketegangan. Kata-kata yang penuh
cinta dapat menyembuhkan dan memberkahi.


Spoiler for keenam:
Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cinta menjadi
dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan.
Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan di dalam dia


Spoiler for ketujuh:
Orang-orang yang paling berbahagia tidak selalu memiliki hal-hal
terbaik, mereka hanya berusaha menjadikan yang terbaik dari setiap hal
yang hadir dalam hidupnya.


sumber:allpeoplegood.blogspot.com

Spoiler for kata mutiara ane:
ane sering berkaca dari kata mutiara ini gan/sist "orang yang sering mengejek kekurangan orang lain adalah orang yang pada dasarnya memiliki kekurangan tersebut"

"orang yang selalu mendapat cobaan dan ujian dari tuhan dan menghadapinya dengan penuh ketabahan adalah orang yang nantinya menjadi orang besar"



mungkin agan/sist pengen nambahin kata mutiara agan/sist sendiri silahkan..

jangan lupa yaa :dirate5 jangan di

Perbedaan Jatuh Cinta dengan Kagum [Masuk gan!]

Perbedaan Jatuh Cinta dengan Kagum [Masuk gan!]

Quote:
Quote:

Setiap orang memang memiliki waktunya sendiri untuk memutuskan jatuh cinta menjadi pilihan untuk mencintai. Tetapi tak jarang juga pilihan itu diwarnai oleh euforia perasaan yang kemudian diakhiri dengan berakhirnya hubungan secepat kilat. Alhasil kita merasa salah memilih dan menangis berminggu-minggu karena menyesali keputusan yang telah diambil.
Quote:
Tetapi sebenarnya ada cara untuk mengukur apakah kita terlalu cepat jatuh cinta sehingga proses mendefinisikan cinta menjadi terburu-buru. Dan cara itu adalah:

Kenali perbedaan antara jatuh cinta dengan kagum


Menurut Lynn Harris, penasehat hubungan yang menulis buku He Loved Me, He Loves Me Not, jatuh cinta dan kagum pada seseorang hanya dipisahkan oleh garis tipis. Bahkan tak jarang keduanya datang secara bersamaan.

Itu mengapa kita perlu bertanya pada diri kita sendiri, apakah kita sangat nyaman untuk berada di sampingnya? “Tak hanya sekadar nyaman, tapi juga bebas untuk menjadi diri sendiri serta memberikan kebebasan yang sama pada calon cinta baru kita,” ucap Harris.

Karena sebuah hubungan akan selalu diwarnai dengan kekurangan dan kelebihan dari dua belah pihak, maka yang perlu kita pertimbangkan adalah seberapa siap kita dan calon pasangan menerimanya.

Amati speed perkenalan yang kita gunakan

Sebenarnya kita yang paling mengerti seberapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengenal lawan jenis yang kemudian diikuti dengan keputusan mencintainya. Jika memang dirasa terlalu cepat, jangan sungkan untuk mengatakannya pada calon pasangan. “Katakan saja bahwa kita butuh mengenal dia dengan ritme yang kita miliki,” Haris menyarankan.

Waspada reaksi impulsif

Tanpa kita sadari, saat tengah melakukan pendekatan dengan seorang laki-laki, biasanya kita akan menghubungi dia sesering mungkin. Dalam sehari bisa jadi ada lebih dari 5 telepon dari kita yang masih harus dilengkapi dengan SMS singkat hanya untuk bertanya, “Sudah makan?”

Menurut Harris, telepon dan SMS yang terlalu sering dalam satu hari bisa diinterpretasikan salah oleh “target” kita. “Pelankan kecepatan kita, dan nikmatilah momen dimana kita benar-benar bisa bercerita banyak hanya dengan satu kali telepon.”
Saat respons dari calon pasangan sudah terlihat positif, kita bisa meningkatkan intensitas perhatian melalui telepon dan SMS. “Bahkan saat kita sudah resmi pacaran, semua itu bisa kita ekspresikan dengan lebih leluasa.”

Jangan terlalu sering membicarakan masa depan

Jika kita belum resmi berpacaran dengan si dia, pembicaraan mengenai membentuk sebuah keluarga bukanlah topik yang cukup pas. Terlebih jika kita terlalu sering memancing topik tersebut. “Ini akan mengesankan kita hanya ingin resmi menyandang status in a relationship,” ucap Laurie Puhn, JD, penulis Instant Persuasion: How to Change Your Words to Change Your Life.

Bila terlalu sering membahas topik ini, pola interaksi yang terbentuk hanya akan berpusat pada keinginan kita, bukan pada interaksi antara kita dengan calon pasangan kita. Itu mengapa Puhn menyarankan agar kita pergi ke tempat-tempat yang bisa menunjukkan kualitas kebersamaan kita dengan calon pasangan. “Fokuslah pada interaksi Anda berdua,” katanya.
Spoiler for Sumber:

Quote:
Cuma bagi info aja gan
harap tinggalkan komen
kalo berkesan bagi sama gan
jangan di ya gan